Kemitraan

Ikatan kepercayaan

Isu 05, 2019

Ikatan kepercayaan

Vinayak Surya Swami |penulis

Isu 05, 2019


Pada kunjungan resmi dua hari ini (29-30 Oktober) ke Arab Saudi, Perdana Menteri Narendra Modi menggelar beberapa diskusi dengan negara raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud mengenai masalah kerja sama bilateral dan peluang-peluang investasi

Beberapa dekade yang lalu, sebuah pondasi telah diletakkan untuk memperkuat hubungan dengan Timur Tengah. Beberapa tahun terakhir, India telah dengan sukses membangun kerangka kerja yang sama dengan berfokus dalam memperkuat hubungan strategis dan diplomatis dengan negara-negara seperti Kerajaan Arab Saudi (KSA), Iran, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA) dll. Pada hampir setiap kesempatan di mana Perdana Menteri India mengunjungi negara-negara ini, ia telah dianugerahkan dengan beberapa penghargaan sipil tertinggi. Selama kunjungan terakhirnya bulan April 2016, PM Modi dianugerahkan penghargaan Raja Abdulaziz Sash, penghargaan sipil tertinggi KSA oleh Raja yang menjabat saat ini, Salman bin Abdulaziz Al Saud. Upacara yang berlangsung di istana kerajaan tersebut merupakan sebuah contoh dari arah positif untuk hubungan diplomatis antara kedua negara.

Perdana Menteri Narendra Modi (kanan) bertemu dengan raja Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud di Riyadh

Penting untuk dicatat bahwa sejak tahun 2014, Perdana Menteri Narendra Modi telah mengunjungi delapan negara Asia Barat yang telah menghasilkan peningkatan proporsional dalam investasi asing secara langsung yang dibuat di India. Hal ini merupakan sebuah kemajuan pasti pada jalur yang didefinisikan dalam ‘Deklarasi Riyadh’ yang disepakati antara India dan Arab Saudi pada tahun 2010. Selama kunjungannya baru-baru ini, PM Modi membahas tentang Konferensi Inisiatif Investasi Masa Depan ketiga atau ‘Davos in the Desert’ sebagaimana KSA berupaya untuk menarik teknologi dan investasi untuk mendiversifikasi bidang ekonominya selama abad ke-21. Selama kunjungan Raja Salman ke India pada bulan Februari 2019 ini, sebuah pengumuman dibuat tentang niat Arab Saudi untuk menginvestasikan dana sebesar 100 juta Dolar AS dalam infrastruktur, energi dan pertambangan India. Perusahaan-perusahaan India sedang mengeksplorasi partisipasi bidang minyak hilir dan hulu di Arab Saudi selain bidang TI, Farmasi dan kesehatan. Dalam bidang pertahanan, sebuah MoU ditandatangani untuk memperkuat kerja sama dalam bidang akuisisi militer, produksi R&D dan teknologi. Dilaporkan juga bahwa kesepakatan B2B senilai 15 juta Dolar AS juga disepakati di sela-sela Konferensi Inisiatif Investasi Masa Depan. MoU tentang pembayaran kartu RuPay akan memberi keuntungan sebesar 2.6 juta diaspora India yang kuat dan jamaah haji. Sebuah dewan kemitraan strategis yang dipimpin oleh PM Modi dan Mohammed bin Salman telah ditetapkan, yang akan memastikan implementasi tepat waktu dari proyek-proyek yang disetujui dan prospektif serta penghilangan kemacetan.

Selama kunjungannya ke Arab Saudi, PM Modi juga bertemu dengan Abdullah bin Al-Hussein, Raja Yordania, di Riyadh

Dari perspektif raksasa Arab tersebut, kunjungan perdana menteri India juga sangat penting karena KSA telah mendorong upaya diversifikasi yang besar yang bertujuan untuk memperluas bidang ekonomi yang berbasis minyaknya ke bidang-bidang seperti manufaktur, teknologi dan wisata. Reformasi-reformasi baru-baru ini yang memudahkan pembatasan FDI (Investasi Asing Langsung), wisata dan hiburan telah datang sebagai pendahulu dari Kesepakatan Kemitraan Strategis yang bersejarah yang disepakati oleh Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri India, Narendra Modi ini selama kunjungan sang PM. Sebuah permulaan telah dilakukan melalui MoU yang disepakati antara Riyadh dan New Delhi tentang kerja sama di bidang energi terbaharukan antara Kementerian Energi Saudi dan energi Baru dan Terbaharukan India. Arab Saudi menyumbang sekitar 17% dari impor minyak India. Arab Saudi telah bergerak dengan cepat untuk mengisi kekosongan dalam impor minyak India dikarenakan sanksi terhadap Iran dan juga untuk menciptakan cadangan minyak strategis kedua India sebesar 6.5 juta ton minyak bumi.

PM Modi bertemu dengan Abdulrahman bin Abdulmohsen Al Fadley, Menteri Lingkungan, Air dan Pertanian Arab Saudi

Kunjungan Perdana Menteri Modi ke Arab Saudi telah menjadi awal dari pembentukan dari sebuah alternatif, keberagaman dan kemitraan inklusif dengan negara tersebut. Pemerintah baru-baru ini juga bertujuan untuk lebih lanjut memperkuat hubungannya dengan Arab Saudi. Selama bertahun-tahun, kemitraan diplomatis yang telah dibagi antara kedua negara ini telah berkembang secara berlipat ganda; baik itu dalam bidang pertahanan, ekonomi mau pun hubungan budaya. Pertemuan selanjutnya antara kedua pemimpin ini akan dilangsungkan di Riyadh di tahun 2020 untuk pertemuan G20 selanjutnya.

Vinayak Surya Swami

Vinayak Surya Swami merupakan jurnalis yang berbasis di Delhi. Ia memegang gelar sarjana teknik mesin dan pernah bekerja sebagai magang sebagai Pembuat Kapal bersama Angkatan Laut India. Seorang penulis paruh waktu sejak masa remajanya, he beralih ke jurnalisme demi kesenangannya dalam menulis dan travelling.
error: Content is protected !!